Rabu, 06 Maret 2019

Sampling Hewan Tanah (Praktikum Ekologi Hewan)

Image result for cacing tanah
Keberadaan fauna dalam tanah dapat dijadikan parameter dari kualitas tanah (Ibrahim 2004 dalam Nurrohman E, dkk 2015). Fauna yang paling banyak ditemui selama praktikum adalah cacing tanah. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan nilai kepadatan cacing tanah pada petak luasan 30x30 cm adalah 0,96 dengan kepadatan relatif sebesar 96%, sedangkan pada petak luasan 60x60 cm, nilai kepadatan dan kepadatan relatif cacing tanah berturut-turut adalah 0,97 dan 97%. pada kedua petak, konstansi cacing adalah assesori, karena besarnya 50%.

Daftar Pustaka
Nurrohman E, A Rahardjanto, S Wahyuni. 2015. Keanekaragaman makrofauna tanah di kawasan perkebunan coklat sebagai bioindikator kesuburan tanah dan sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia vol 1(2): 197-208.

Aktivitas Bekicot (Praktikum Ekologi Hewan)


Image result for bekicot
Bekicot termasuk hewan nokturnal atau hewan yang cenderung aktif pada malam hari. Kegiatan praktikum membandingkan aktivitas bekicot. Bekicot 1A dan 1B dengan perlakuan siang aktif bergerak, sedangkan bekicot 1A dan 1B malam cenderung aktif untuk makan. Hasil tersebut tidak sesuai dengan pernyataan Pitojo S (2006), yang menyatakan bahwa pada kondisi siang hari, bekicot cenderung aktif dan berkopulasi. Pada kondisi malam hari, bekicot cenderung aktif bergerak dan mencari makan. Bekicot 1A malam aktif makan dengan total perpindahan 17 cm dalam waktu 30 menit, sedangkan bekicot 1B malam bergerak dengan total perpindahan 8 cm dalam waktu 30 menit. Bekicot dengan perlakuan siang lebih aktif bergerak dengan jarak 4 cm dan 7.5 cm dalam waktu 30 menit.

Daftar Pustaka
Pitojo S 2006. Talesom, Sayuran Berkhasiat Obat. Yogyakarta(ID): Kanisius.